Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Dengan Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di Rumah Sakit Panti Waluya Malang
DOI:
https://doi.org/10.37294/jrkn.v10i2.880Abstract
Gagal ginjal kronik merupakan penyakit yang memerlukan terapi hemodialisis jangka panjang dan dapat menurunkan kualitas hidup lansia. Dukungan keluarga berperan penting dalam membantu lansia beradaptasi dengan kondisi penyakit sehingga dapat memengaruhi kualitas hidupnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian merupakan lansia yang menderita GGk dan menjalani hemodialisis kemudia ditetapkan sampel sejumlah 70 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan Kidney Disease Quality of Life Short Form (KDQOL-SF). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga kategori tinggi, yaitu sebanyak 45 responden (64,3%). Rata-rata skor kualitas hidup responden sebesar 65,39. Hasil uji menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia yang menjalani hemodialisis (r = 0,451; p = 0,001). Dukungan keluarga perlu dipertahankan dan ditingkatkan melalui keterlibatan keluarga dalam proses perawatan untuk mendukung kualitas hidup lansia yang menjalani hemodialisis
Kata Kunci: dukungan keluarga, gagal ginjal kronik, hemodialisis, kualitas hidup, lansia.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sharbela Adelia Pitalokaning Ayu, Oda Debora, Febrina Secsaria Handini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

