Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Pencegahan Gout Arthritis Pada Lansia di RW 02 Kelurahan Bandung Rejo Sari Malang
DOI:
https://doi.org/10.37294/jrkn.v10i2.867Abstract
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penyakit degeneratif seperti Gout Arthritis akibat peningkatan kadar asam urat dalam darah serta penurunan fungsi fisiologis tubuh. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri sendi, keterbatasan aktivitas, dan penurunan kualitas hidup. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai Gout Arthritis sangat penting dalam membentuk perilaku pencegahan yang tepat pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan Gout Arthritis pada lansia di RW 02 Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 162 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku pencegahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (94,4%) dan perilaku pencegahan baik (79%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan Gout Arthritis (p = 0,000; r = 0,470). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan, maka semakin baik perilaku pencegahan Gout Arthritis pada lansia.
Kata Kunci: Pengetahuan, Perilaku Pencegahan, Gout Arthritis, Lansia
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Imakulata Inyalolo, Berliany Venny Sipollo, Achmad Syukkur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

