Pengaruh Kombinasi Pemberian Foot Massage Therapy dan Aromaterapi Lavender Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di Desa Karangmojo, UPT.Tasikmadu

Authors

  • Ratih Pramudya Wardhani Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Rita Benya Adriani Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Koko Wahyu Tarnoto Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Dwi Sulistyowati Poltekkes Kemenkes Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37294/jrkn.v10i2.862

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu ancaman kesehatan utama yang dialami populasi lansia, termasuk di Desa Karangmojo yang memiliki kasus tertinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya kepatuhan minum obat antihipertensi, pola makan tinggi garam, serta kebiasaan hidup yang kurang sehat. Upaya non-farmakologis seperti foot massage therapy dan aromaterapi lavender terbukti mampu meningkatkan relaksasi dan menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi foot massage therapy dan aromaterapi lavender untuk menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental Design dengan One Group Pre-test Post-test dengan jumlah responden 51 yang dipilih melalui purposive sampling. Instrument penelitian meliputi SPO foot massage therapy, SPO aromaterapi lavender, lembar observasi, sphygmomanometer digital, ultrasonic aroma diffuser, serta SPO pengukuran tekanan darah. Intervensi diberikan selama tiga hari berturut-turut, dan pemantauan tekanan darah dilakukan secara berkala (pra tindakan dan pasca tindakan). Hasil uji statistik, uji wilxocon signed rank test (p value <0,05). 

Kata Kunci: Hipertensi, Foot Massage Therapy, Aromaterapi Lavender, Lansia

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-09-2026

How to Cite

Wardhani, R. P., Adriani, R. B., Tarnoto, K. W., & Sulistyowati, D. (2026). Pengaruh Kombinasi Pemberian Foot Massage Therapy dan Aromaterapi Lavender Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di Desa Karangmojo, UPT.Tasikmadu. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 10(2), 99–108. https://doi.org/10.37294/jrkn.v10i2.862

Most read articles by the same author(s)