Diskusi Paska Penerbitan (Post-Publication Discussion)

Diskusi Paska Penerbitan (Post-Publication Discussion)

Jurnal Abdimas ITEKES Bali (JAI) mengakui bahwa komunikasi dan evaluasi ilmiah tidak berakhir setelah artikel diterbitkan. Diskusi pascapublikasi (post-publication discussion) merupakan bagian penting dari komunikasi ilmiah yang memungkinkan pembaca, penulis, akademisi, praktisi, dan anggota masyarakat ilmiah lainnya memberikan tanggapan, mengajukan pertanyaan, menyampaikan kritik akademik, atau memberikan klarifikasi terhadap artikel yang telah dipublikasikan.

JAI menerima diskusi pascapublikasi yang relevan, konstruktif, berbasis bukti, dan berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan kualitas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan dan bidang terkait yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.

Bentuk Diskusi Pascapublikasi

Diskusi pascapublikasi dapat mencakup, tetapi tidak terbatas pada:

  1. Komentar atau surat kepada editor (Letter to the Editor), berupa tanggapan akademik, pertanyaan, kritik, atau klarifikasi terhadap artikel yang telah diterbitkan.
  2. Tanggapan penulis (Author Response), yaitu penjelasan atau jawaban penulis terhadap komentar atau kritik substantif yang disampaikan mengenai artikelnya.
  3. Kritik metodologis dan ilmiah, termasuk diskusi mengenai metode pelaksanaan kegiatan, analisis data, interpretasi hasil, keterbatasan kegiatan, dan kesesuaian kesimpulan dengan bukti yang dilaporkan.
  4. Klarifikasi atau koreksi, apabila ditemukan kesalahan faktual, kesalahan referensi, ketidakakuratan informasi, atau kekeliruan lain dalam artikel yang telah diterbitkan.
  5. Masukan mengenai integritas publikasi, apabila terdapat informasi atau bukti yang menimbulkan pertanyaan mengenai keandalan data, etika pelaksanaan kegiatan, kepengarangan, konflik kepentingan, atau aspek integritas publikasi lainnya.

Pengajuan Diskusi Pascapublikasi

Pembaca, peneliti, praktisi, penulis, dan pihak lain yang berkepentingan dapat menyampaikan komentar atau tanggapan terhadap artikel yang telah diterbitkan melalui saluran komunikasi resmi JAI yang tercantum pada website jurnal.

Pengajuan diskusi sebaiknya memuat:

  1. Nama lengkap, afiliasi, dan alamat email pengirim.
  2. Judul artikel, nama penulis, serta DOI atau tautan artikel yang menjadi objek diskusi.
  3. Uraian komentar, pertanyaan, atau kritik yang disampaikan secara jelas dan spesifik.
  4. Alasan akademik yang mendasari komentar, disertai bukti atau referensi pendukung apabila tersedia.
  5. Pernyataan mengenai potensi konflik kepentingan yang berkaitan dengan artikel atau diskusi tersebut.

Komentar harus ditulis dengan bahasa yang profesional, objektif, sopan, dan berfokus pada substansi ilmiah artikel. JAI tidak mempertimbangkan komentar yang mengandung serangan pribadi, bahasa diskriminatif, penghinaan, pencemaran nama baik, tuduhan tanpa bukti yang memadai, atau materi yang tidak relevan dengan isi artikel.