PERBEDAAN EFEKTIFITAS TINDAKAN MASSAGE DAN PEMBERIAN RENDAM AIR HANGAT DALAM MEMENUHI KUALITAS TIDUR PADA LANSIA

Authors

  • Elizabeth Ari Dionesia STIKes Santo Borromeus Bandung

DOI:

https://doi.org/10.37294/jrkn.v1i2.79

Keywords:

Keywords, Sleep Quality, Elderly, Warm Water Immersion.

Abstract

Lansia adalah kelompok penduduk yang berumur 60 tahun atau lebih.  Dengan pertambahan umur, terutama memasuki usia lanjut banyak terjadi perubahan pada kesehatan lansia terutama dalam memenuhi kebutuhan tidur. Kualitas tidur yang baik adalah suatu keadaan dimana tidur yang dijalani seorang individu menghasilkan kesegaran dan kebugaran ketika terbangun. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh terapi rendam air hangat dan massage terhadap kualitas tidur lansia. Penelitian ini menggunakan quasi eksperiment pendekatan two group comparation pre post design terhadap 20 responden yang diberikan 2 perlakuan yang berbeda. Kualitas tidur diukur dengan The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian uji statistik Fisher’s Exact test diperoleh hasil: kualitas tidur setelah tindakan massage dan pemberian  rendam air hangat yang menunjukan nilai signifikansi 0,738 (p)≥0,05 maka tidak ada perbedaan efektivitas tindakan massage dan  pemberian rendam air hangat dalam memenuhi kualitas tidur lansia di PSTW Senjarawi Bandung. Saran kepada pengurus PSTW Senjarawi Bandung untuk melakukan massage atau rendam air hangat pada lansia yang mengalami gangguan kualitas tidur agar dapat meningkatkan kualitas tidur.

Kata Kunci      : Kualitas Tidur, Lansia, Rendam Air Hangat, Massage.

 

Elderly is a group of people aged 60 years or older. With age, especially entering old age many changes in elderly health, especially in problem the needs of sleep. Good sleep quality is a condition where an individual's sleep produces freshness and fitness when awakened. The purpose of this research is to know the effect of warm water immersion therapy and massage to elderly sleep quality. This research uses quasi experiment approach of two group comparation pre post design to 20 respondents given 2 different treatment. Sleep quality is measured by The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The results of Fisher's Exact test statistic test results obtained: the quality of sleep after the action of massage and the provision of warm water soak that shows the significance value of 0.738 (p) ≥0.05 then there is no difference in the effectiveness of massage action and the provision of warm water soak to meet the quality of elderly sleep in PSTW Senjarawi Bandung. Advice to the board PSTW Senjarawi Bandung to do massage or soak warm water in the elderly who experience sleep quality disorders in order to improve the quality of sleep.

 

Keywords: Sleep Quality, Elderly, Warm Water Immersion.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, Zainul. 2010. Penanganan Gangguan Tidur Pada Lansia. Malang: UMM

Journal Studies.

Arikunto, Suharsimi 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik

Jakarta: Rineka Cipta.

Bandiyah, S. 2009. Lanjut Usia dan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Nuha

Medika.

Berman, A., Snyder, S., Koizer, B., & Erb, G. 2009. Buku Ajar Praktik

Keperawatan Klinis. Ed. 5. Jakarta : EGC.

Buysse, D. J., et al. The Pittsburgh Sleep Quality Index(PSQI): A New Instrument

for Psychiatric Practice and Research. Pittsburgh: Elsevier Scientific

Publishers Ireland Ltd.

Darmojo, B. 2009. Teori proses Menua.In:Hadi Martono dan Kris Pranarka

(eds): Buku Ajar Boedhi-Darmojo GERIATRI Edisi 4. Jakarta: Balai

Penerbit FKUI.

Ebben dan Speilmen. 2006. The Effect of Distal Limb Warming on Sleep Latency.

USA: Lawrence Erlbaum Associaties.

Farikhatin Laili, Perbedaan Efektivitas Terapi Mandi Air Hangat Dengan Terapi

Rendam Air Hangat Pada Kaki Terhadap Insomnia Pada Lansia di Unit

Rehabilitasi Sosial Wening Wardoyo Ungaran, diunduh tanggal 19 Oktober

pukul 06.40 WIB

Fefi Putri. 2014, Pengaruh Terapi Musik Keroncong dan Aroma Terapi Lavender

Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur lansia di Panti Wherda Dharma Bhakti

Kasih Surakarta, diunduh tanggal 16 Oktober 2015 pukul 12.36 WIB.

Ganda Sigalingging, 2013, Buku Panduan Laboratorium Kebutuhan Dasar

Manusia. Jakarta : EGC

Gumilar Gilang, 2015. Pengaruh Merendam Kaki Dengan Air Hangat Terhadap

Kualitas Tidur Lansia di Wilayah Kerja PUSKESMAS Astanalanggar

Kecamatan Losari Cirebon Jawa Barat. Diunduh tanggal 18 November2015

pukul 15.11 WIB

Guyton, H. 2010. Fisiologi Kedokteran, Aktifitas Otak- Tidur, Gelombang Otak,

Epilepsi, Psikosis. Jakarta: EGC

Heny W, 2013. Pengaruh Massage Punggung Terhadap Kualitas Tidur Pada

Lansia Dengan Imsomnia Di Panti Sosial Tresna Werd ha Wana Seraya

Denpasar, diunduh tanggal 13 Oktober 2015 pukul 15.10 WIB

Hidayat, A. Alimul Aziz. 2008. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik

Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika

Khotimah, 2011, Pengaruh Rendam Air Hangat pada Kaki Dalam Meningkatkan

Kualitas Tidur, diunduh tanggal 23 September 2015 pukul 05.26 WIB

Maretdhidta Arta Charolena, 2013. Pengaruh Back Massage Durasi 20-40 menit

untuk Meningkatkan Kualitas Tidur, diunduh tanggal 13 Oktober 2015, pukul

21 WIB

Marliani Dina, 2012. Gambaran Kualitas Pegawai Delami Brans Manufacturing

Bandung, diunduh tanggal 09 November 2015 pukul 15.22 WIB

Maulinda, 2011. Test Reliabilitas dan Validitas Indeks Kualitas Tidur Dari

Pittsburg (PSQI) versi Bahasa Indonesia pada Lansia (Thesis) Yogyakarta :

Universitas Gajah Mada

Maryam Siti dkk, 2012, Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta:

Salemba Medika

Ningtiyas Puspita Arum, 2014. Pengaruh Rendam Kaki dengan Air Hangat

Terhadap Kualitas Kualitas Tidur Usia Lanjut di Dusun Mangiran Trimurti

Srandakan Bantul, diunduh 21 November 2015 pukul 17.48. WIB

Notoadmodjo, Soekidjo. 2011. Pendidikan dan perilaku kesehatan. Jakarta :

Rineka Cipta

Nugroho, W.2008. Keperawatan Gerontik. Jakarta: EGC

Pikiran Rakyat, 2013. Jumlah lansia Indonesia di Tahun 2015. Bandung Raya

Potter & Perry. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan; Konsep proses dan

praktik edisi 4 volume 2. Jakarta: EGC

Prayitno, A. 2002. Gangguan Pola Tidur pada Kelompok Usia Lanjut da

Penatalaksanaannya, vol 21 No. 1, diunduh 10 Oktober 2015 pukul 20.30WIB

Rahayu Eka, 2011. Pengaruh Rendam Air Hangat Pada Kaki Terhadap Kualitas

Tidur Pada Lansia Yang Mengalami Gangguan Tidur di Panti Werdha Santo

Yosef Kediri, diunduh tanggal 20 Agustus 2015 pukul 16.50 WIB

Ririn Kd, Pengaruh Rendam Air Hangat pada Kaki Terhadapa Kualitas Tidur di

Rt 01/ RW 04 Dusun Sedan Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron Kabupaten

Nganjuk, diunduh tanggal 19 Oktober 2015 pukul 06.40 WIB

Riyanto, Agus, 2009. Pengelolahan dan Analisis Data Kesehatan. Yogyakarta:

Nuha Media.

Sekaran, Uma. 2006. Research Methods For Busunnes: A Skill Building

Approach, Second Edition, John Willey & Sons, Inc. New York

Setyoadi, Kushariyadi. 2011. Terapi Modalitas Keperawatan pada Klien Psikogeriatrik. Jakarta: Salemba Medika.

Siregar, MH. 2011, Mengenal Sebab-sebab, Akibat-akibat dan Cara Terapi

Insomnia. Yogyakarta: Flash Books.

Soekidjo Notoatmodjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta:

Rineka Cipta

Stanley, M., 2006. Buku Ajar Keperawataan Gerontik. Jakarta: EGC.

Tanzil. M. 2014. Pengaruh Terapi Pijat (Massage) terhadap Tingkat Insonmia

Pada Lansia di Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading Semarang, diunduh 05

Oktober 2015 pukul 16.51 WIB.

Downloads

Published

2019-05-28

How to Cite

Dionesia, E. A. (2019). PERBEDAAN EFEKTIFITAS TINDAKAN MASSAGE DAN PEMBERIAN RENDAM AIR HANGAT DALAM MEMENUHI KUALITAS TIDUR PADA LANSIA. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 1(2), 111–118. https://doi.org/10.37294/jrkn.v1i2.79

Issue

Section

Articles