Efektivitas Video Edukasi Tentang Anemia Pada Kehamilan Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas IV Denpasar Selatan

Authors

  • Putu Dewi Rahmawati Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • Ni Ketut Noriani Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • Ni Wayan Erviana Puspita Dewi Institut Teknologi dan Kesehatan Bali

DOI:

https://doi.org/10.37294/jrkn.v10i1.853

Abstract

Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak pada meningkatnya risiko komplikasi bagi ibu maupun janin. Salah satu upaya untuk menurunkan angka kejadian anemia adalah dengan meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi menggunakan media yang menarik dan mudah dipahami seperti video edukasi. Tujuan mengetahui efektivitas video edukasi tentang anemia terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Metode penelitian ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest pada bulan September sampai Oktober dengan jumlah sampel 44 ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah kerja UPTD Puskesmas IV Denpasar Selatan. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, dan data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan pada seluruh responden setelah diberikan video edukasi, dengan nilai signifikansi p < 0,001, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi.. Media video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia pada kehamilan. Disarankan untuk diterapkan secara lebih luas dalam program penyuluhan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil

Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Video Edukasi, Pengetahuan, Anemia, Ibu

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Rahmawati, P. D., Noriani, N. K., & Dewi, E. P. (2026). Efektivitas Video Edukasi Tentang Anemia Pada Kehamilan Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas IV Denpasar Selatan. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 10(1), 71–76. https://doi.org/10.37294/jrkn.v10i1.853