Pelayanan Kesehatan Komplementer: Implementasi Terapi Akupuntur dan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Masyarakat Lansia Sudimara, Tabanan

Authors

  • Ni Putu Kamaryati Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • Putu Noviana Sagitarini Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • I Nyoman Arya Maha Putra Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • Ni Made Candra Citra Sari Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • Kadek Buja Harditya Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • Ni Kadek Sutini Institut Teknologi dan Kesehatan Bali

DOI:

https://doi.org/10.37294/jai.v5i2.814

Abstract

Peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi bagian integral dari upaya pembangunan nasional, sebagaimana tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan ketiga yaitu Good Health and Well-Being. Banyak tantangan yang dihadapi salah satunya adalah rendahnya kesadaran Masyarakat dalam melakukan pemeriksaan berkala mengenai penyakitnya. Di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara merupakan daerah dengan penyakit kronis berupa hipertensi dan diabetes yang masih tinggi. Sehingga implementasi layanan kesehatan komplementer berbasis masyarakat masih terbatas, khususnya yang mengintegrasikan skrining kesehatan dan terapi akupuntur secara simultan. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan komplementer melalui pemeriksaan kesehatan umum dan terapi akupuntur. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pelayanan kesehatan integratif di masyarakat yang menggabungkan pendekatan medis modern dan pengobatan tradisional untuk mencapai kesehatan holistik. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kesehatan dasar berupa pengukurun tekanan darah, pengecekan gula dan asam urat dengan mengintegrasikan terapi akupuntu, serta wawancara. Kegiatan ini diberikan kepada 40 orang lansia yang memenuhi kriteria inklusi melalui accidental sampling. Data didapatkan melalui wawancara dan pemeriksaan kesehatan sederhana. Secara umum Sebagian besar pesert a memiliki tekanan darah, kadar gula darah, dan asam urat normal. Selanjutnya seluruh peserta diberikan terapi akupuntur sebagai promotive, preventif, dan kuratif. Mayoritas peserta (80%) merasakan manfaat berupa  neri otot dan sakit kepala berkurang serta tubuh lebih rileks, sehingga kegiatan ini efektif dalam mendukung kualitas hidup lansia.   

Kata kunci : Terapi akupuntur, pelayanan kesehatan komplementer, pemeriksaan kesehatan

Downloads

Published

2026-05-18

How to Cite

Kamaryati, N. P., Sagitarini, P. N., Putra, I. N. A. M., Sari, N. M. C. C., Harditya, K. B., & Sutini, N. K. (2026). Pelayanan Kesehatan Komplementer: Implementasi Terapi Akupuntur dan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Masyarakat Lansia Sudimara, Tabanan. Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 5(2), 98–104. https://doi.org/10.37294/jai.v5i2.814

Issue

Section

Articles